Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh temperature temper (TT) dan cooling rate (CR) terhadap sifat mekanik baja paduan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yang meliputi pengumpulan data, analisis data dengan menggunakan korelasi pearson dan regresi linear. Kemudian dilihat nilai R-squared untuk mengevaluasi seberapa baik model regresi menjelaskan variasi dari variabel terikat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi negatif yang cukup lemah antara TT dan YS/UTS, korelasi positif yang cukup lemah antara TT dengan EL/RA, dan korelasi positif yang cukup kuat dengan IS. Dari hasil koefisien regresi linear menunjukkan bahwa semakin tinggi TT maka akan semakin rendah sifat mekanik baja paduan rendah YS dan UTS. Namun, hasil regresi linear dengan CR menunjukkan bahwa semakin tinggi CR maka sifat mekanik baja paduan rendah YS dan UTS akan meningkat dan CR akan menurunkan sifat mekanik baja paduan rendah EL/RA/IS.
Copyrights © 2023