Balita yang mengalami stunting di Kota bandung sebesar 25,8%. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya ekonomi sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan sosial ekonomi dengan kejadian stunting. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi analitik dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 108 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara sosial ekonomi dengan kejadian stunting dengan nilai p=0,029, POR=2,653 (1,179-5,967). Keluarga dengan sosial ekonomi yang termasuk gakin berpeluang 2,6 kali lebih besar balitanya mengalami stunting dibandingkan dengan sosial ekonomi yang termasuk non gakin
Copyrights © 2023