Kurikulum merdeka belum sepenuhnya diimplementasikan oleh guru (konvensional) terbukti dengan minimnya bahan ajar kreatif yang berbasiskan teknologi. Perlu adanya penyegaran SDM guru khususnya di lingkungan Yayasan Marsudirini sebagai salah satu Yayasan Pendidikan besar di kota Semarang sehingga pembelajaran menjadi menyenangkan dan tidak membosankan terlebih pasca pandemi. Tujuan dari pengabdian ini adalah peningkatan literasi terkait pembelajaran merdeka belajar dan adaptasi teknologi pembelajaran bagi guru bahasa Inggris Yayasan Marsudirini Semarang. Solusi yang ditawarkan adalah menyediakannya produk hasil penelitian tim pengabdi untuk meningkatkan SDM guru bahasa Inggris sekolah di bawah naungan mitra (Yayasan Marsudirini Semarang) supaya menjadi lebih baik lagi. Metode pengabdian kepada masyarakat stimulus ini menggunakan beberapa tahapan yaitu tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi atau pelatihan, dan evaluasi. Hasil tes menunjukkan bahwa pemahaman mitra meningkat 68% dari apa yang ditargetkan. Survey kebermanfaatan pada mitra dilakukan melalui kuesioner dengan hasil 91.7% memuaskan. Follow up kegiatan pengabdian ini akan berlanjut dan disupervisi oleh tim dan mitra. Harapannya, hubungan “simbiosis mutualisme” antara tim dengan mitra akan terus berlanjut di masa yang akan datang.
Copyrights © 2022