Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan hambatan intelektual dengan menggunakan media botol bekas yang dibentuk menjadi tempat pensil. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan menerapkan teori Miles dan Huberman dalam menganalisis data. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kegiatan observasi dan dokumentasi. Setelah dilaksanakannya penelitian, ditemukan bahwa melalui pemanfaatan media botol bekas, pembelajaran menjadi sangat menyenangkan, tidak membutuhkan waktu lama, serta bersifat inovatif dan kreatif. Pemanfaatan media botol bekas sebagai media bahan ajar menekankan pada peran aktif siswa dalam proses pembelajaran. Sehingga mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kelenturan jari-jemari, serta penggunaan panca inderanya. Peneliti menyimpulkan kegiatan pembelajaran pada pemanfaatan media botol bekas ini berhasil meningkatkan kemampuan motorik halus anak.
Copyrights © 2023