Herba pegagan (Centella aciatica (L) Urban) merupakan salah satu jenis herba yang memiliki manfaat yang sangat luas dan beragam. Herba ini mengandung senyawa bioaktif yaitu flavonoid, tanin dan fenolik. Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui dari pelarut mana yang paling besar mengandung kadar total fenol. Herba pegagan diekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan perbandingan 1:3 yang dilakukan selama 3×24 jam. Ekstrak yang diperoleh kemudian di ekstraksi menggunakan metode fraksinasi bertingkat dengan pelarut non polar (n-heksan), pelarut semi polar (etil asetat), dan pelarut polar (air). Hasil ekstraksi kemudian dilakukan identifikasi ekstrak dengan uji kualitatif yaitu uji warna dan untuk penentuan kadar fenol total menggunakan spektrofotometri Uv-vis menggunakan reagen Folin-Ciocalteau dimana hasilnya dinyatakan dalam ekuivalen Gallic Acid Equivalent (mg GAE/100 gram). Berdasarkan hasil penelitian dari ketiga fraksi menunjukkan fraksi etil asetat memiliki kandungan fenol sebesar 10,73 mg GAE/g, fraksi n-heksan sebesar 2,03 mg GAE/g dan fraksi air paling rendah kadar fenolnya yaitu sebesar 0,53 mg GAE/g. Penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat memiliki kadar fenol yang paling besar dibandingkan dengan fraksi lainnya.
Copyrights © 2023