Parapemikir Jurnal Ilmiah Farmasi
Vol 7, No 1 (2018): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi

IMPLEMENTASI STRATEGI BAURAN PEMASARAN (MARKETING MIX) PADA OBAT BEBAS DI APOTEK “NURBUNDA” DARI PERSPEKTIF ETIKA KEFARMASIAN

Rosaria Ika Pratiwi (POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA TEGAL)
Sari Prabandari (Politeknik Harapan Bersama)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2018

Abstract

Strategi pemasaran yang digunakan sebagai acuan adalah bauran pemasaran (marketing mix).Bauran pemasaran (marketing mix) adalah sekumpulan kegiatan yang saling berhubungan, disusundengan tujuan untuk mengetahui kebutuhan konsumen, mengembangkan barang yang dibutuhkan,menentukan harganya, mendistribusikan, dan mempromosikannya. Elemen bauran pemasaran (marketingmix) terdiri dari 4 hal, antara lain : product (produk), price (harga), place (tempat), promotion (promosi).Dunia bisnis tidak lepas dari kegiatan pemasaran, begitu pula pada penjualan obat di apotek, memberikandampak positif bagi upaya peningkatan profit dan perbaikan mutu pelayanan. Jenis penelitian yangdigunakan ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan secaradeskriptif-normatif untuk mencari kesesuaian antara teori etika kefarmasian dengan penerapan strategibauran pemasaran (marketing mix) pada manajemen pemasaran farmasi Apotek X. Data yang diperlukandalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dengan menggunakan teknik pengumpulan datamelalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data ini dikumpulkan dari berbagai sumber baiklangsung maupun tidak langsung dan disajikan dalam bentuk tulisan kemudian dilakukan analisis. Datadideskripsikan dalam konsep bauran pemasaran (marketing mix) serta penerapannya pada Apotek X,kemudian dikorelasikan teori dan penerapannya dalam bentuk tinjauan umum dalam perspektif etikakefarmasian. Dari segi product, pengadaan (pembelian) obat bebas dilakukan melalui distributor atauPedagang Besar Farmasi (PBF) yang telah memenuhi kualifikasi serta pengaturan display Apotek “X”menggunakan konsep first in first out (FIFO) dan first expired first out (FEFO). Dari segi price hargayang diterapkan oleh Apotek “X” adalah menjual produk dengan harga yang dapat dijangkau olehmasyarakat sekitar dengan kualitas tinggi. Dari segi place, produk obat bebas diletakkan di bagian depandengan penataan display yang mudah dilihat dan menarik minat konsumen sehingga memberikankemudahan dalam proses distribusi produk obat bebas kepada konsumen. Dari segi promotion, melaluibeberapa cara antara lain : leaflet, media sosial online, radio, dan menjadi sponsor dalam kegiatan baktisosial.Bauran pemasaran ini sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 73 Tahun 2016Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek.Kata kunci : Bauran Pemasaran (marketing mix), Obat Bebas, Etika Kefarmasian

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

parapemikir

Publisher

Subject

Chemistry Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Physics

Description

Parapemikir journals based on the results of research in the field of Pharmacy science and community covering Social Behavior and Pharmacy Administration including Pharmacy, Biopharmaceuticals, Drug Submission Systems, Physical Pharmacy, Pharmaceutical Technology, Microbiology and Biotechnology ...