Tumbuhnya aktivitas industri adalah salah satu penyebab munculnya pusat-pusat perkotaan. Ketika globalisasi dan perkembangan teknologi maupun perubahan iklim terjadi, kota dan industri didalamnya mengalami perubahan yang dinamis dan mengancam keberlanjutan serta kelayakhunian ruang-ruang perkotaan. Ekonomi kreatif membuka peluang baru untuk perkembangan kawasan perkotaan yang berkelanjutan dan layak-huni, terbukti dari berbagai contoh kasus global di Inggris, Cina, Korea hingga beberapa contoh lokal di Jakarta dan Bandung. Telaahan ini mencoba menelusuri peluang keberlanjutan pembangunan perkotaan melalui transformasi Kawasan Industri Pulo Gadung sebagai simpul ekonomi kreatif tingkat nasional. Telaahan ini merekomendasikan konsep dan proses transformasi berlapis yang dilakukan berdasarkan metoda komparasi studi kasus dan pendekatan urban acupuncture dalam kerangka prisma 3 lapis. Konsep transformasi mengindikasikan adanya peluang keberlanjutan dan kelayakhunian pembangunan perkotaan melalui transformasi kawasan Industri JIEP Pulogadung menjadi simpul dari jejaring ekonomi kreatif. Kasus JIEP ini juga menunjukkan peluang transformasi bertahap dengan sumber daya, biaya dan waktu yang terbatas dengan tetap dapat mencapai hasil yang maksimal melalui perencanaan, penyepakatan dan kosistensi yang didasarkan atas kebijakan dan perencanaan yang tepat.
Copyrights © 2018