Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode pembelajaran berbasis permainan dalam pengembangan keterampilan motorik kasar pada anak usia dini. Metode pembelajaran berbasis permainan, yang mengintegrasikan aktivitas fisik dengan konsep pembelajaran, diakui sebagai pendekatan yang efektif dalam pendidikan anak usia dini. Studi ini menggunakan desain kuantitatif eksperimen dengan kelompok kontrol untuk menilai pengaruh metode pembelajaran ini pada anak-anak usia 4-6 tahun. Sampel penelitian terdiri dari 60 anak yang dibagi ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima pendidikan melalui metode pembelajaran berbasis permainan, dan kelompok kontrol yang menerima metode pembelajaran tradisional. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penilaian keterampilan motorik kasar menggunakan skala pengukuran yang telah distandarisasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik statistik untuk membandingkan perkembangan keterampilan motorik kasar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan motorik kasar pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Anak-anak yang mengikuti pembelajaran berbasis permainan menunjukkan kemajuan yang lebih besar dalam keterampilan seperti lompat, berlari, dan melempar. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa metode pembelajaran berbasis permainan meningkatkan motivasi dan keterlibatan anak dalam proses pembelajaran. Berdasarkan temuan ini, penelitian menyarankan bahwa integrasi metode pembelajaran berbasis permainan dalam kurikulum pendidikan anak usia dini dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar. Pendekatan ini tidak hanya mempromosikan pengembangan fisik tetapi juga memperkaya pengalaman belajar anak dengan membuat proses pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan.
Copyrights © 2023