Bio-oil yang diperoleh disintesis dari sampah rumah tangga khususnya limbah sisa makanan dengan metode pirolisis. Produksi bio-oil ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah rumah tangga di lokasi penelitian yang belum teratasi secara maksimal. Limbah organik sampah rumah tangga yang berupa sisa makanan selanjutnya disebut sebagai bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah timbulan sampah rumah tangga berupa limbah sisa makanan menggunakan metode pirolisis dan menghasilkan bio-oil. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode pirolisis sederhana dengan rentang suhu yakni 250, 300, dan 350 oC. Pada penelitian ini dilakukan beberapa tahapan dimulai dari tahap persiapan berupa survei lokasi penelitian serta survei jumlah timbulan sampah yang terdapat di lokasi penelitian. Selanjutnya sampah rumah tangga yang diperoleh diolah menjadi produk bio-oil dengan menggunakan metode pirolisis sederhana. Suhu operasi pirolisis mempengaruhi yield produk bio-oil yang dihasilkan, semakin tinggi suhu pirolisis maka semakin beragam produk bio-oil yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil karakteristik bio-oil mengandung lebih banyak senyawa methanol dengan persentase sebesar 64,48%. Hal ini membuktikan bahwa bio-oil yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pengganti bahan bakar.
Copyrights © 2023