Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGOLAHAN LIMBAH ORGANIK RUMAH TANGGA UNTUK PRODUKSI BIO-OIL SEDERHANA Septarini, Shofwatunnida; Amni, Ziadatul; Amnia, Wajizatul
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 8 No 2 (2023): SJME Kinematika Desember 2023
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v8i2.281

Abstract

Bio-oil yang diperoleh disintesis dari sampah rumah tangga khususnya limbah sisa makanan dengan metode pirolisis. Produksi bio-oil ini bertujuan untuk mengurangi timbulan sampah rumah tangga di lokasi penelitian yang belum teratasi secara maksimal. Limbah organik sampah rumah tangga yang berupa sisa makanan selanjutnya disebut sebagai bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi jumlah timbulan sampah rumah tangga berupa limbah sisa makanan menggunakan metode pirolisis dan menghasilkan bio-oil. Metode yang digunakan pada penelitian ini yakni metode pirolisis sederhana dengan rentang suhu yakni 250, 300, dan 350 oC. Pada penelitian ini dilakukan beberapa tahapan dimulai dari tahap persiapan berupa survei lokasi penelitian serta survei jumlah timbulan sampah yang terdapat di lokasi penelitian. Selanjutnya sampah rumah tangga yang diperoleh diolah menjadi produk bio-oil dengan menggunakan metode pirolisis sederhana. Suhu operasi pirolisis mempengaruhi yield produk bio-oil yang dihasilkan, semakin tinggi suhu pirolisis maka semakin beragam produk bio-oil yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil karakteristik bio-oil mengandung lebih banyak senyawa methanol dengan persentase sebesar 64,48%. Hal ini membuktikan bahwa bio-oil yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan baku untuk pengganti bahan bakar.
Rancang Bangun Tempat Sampah Otomatis Berbasis Arduino Uno dengan Sensor Ultrasonik Ayu Damayanti, Riska; Trimurti Negari, Lori; Jihad Purnama, Samsul; Septarini, Shofwatunnida'; Saiful, Muhammad
Jurnal PRINTER: Jurnal Pengembangan Rekayasa Informatika dan Komputer Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal PRINTER: Jurnal Pengembangan Rekayasa Informatika dan Komputer
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jprinter.v2i2.28864

Abstract

Rancang bangun tempat sampah otomatis berbasis Arduino dengan sensor ultrasonik merupakan solusi inovatif untuk meningkatkan kebersihan dan efisiensi pengelolaan sampah. Sistem ini dirancang untuk membuka tutup tempat sampah secara otomatis ketika sensor ultrasonik mendeteksi keberadaan objek pada jarak tertentu. Dengan menggunakan Arduino sebagai mikrokontroler utama, sistem ini juga dilengkapi motor servo untuk mekanisme pembukaan tutup dan sumber daya listrik yang efisien. Implementasi teknologi ini bertujuan untuk mengurangi kontak langsung dengan tempat sampah, meningkatkan kebersihan, dan mendorong perilaku hidup sehat di lingkungan masyarakat. Prototipe ini diuji pada berbagai kondisi dan menunjukkan hasil yang memuaskan dengan respon cepat serta akurasi tinggi dalam mendeteksi keberadaan objek. Kata kunci: Arduino, kebersihan, sensor ultrasonik, tempat sampah otomatis
Formulasi Pupuk Organik Cair Berkelanjutan dari Limbah Air Tambak Udang dengan Modifikasi Eco-Enzyme untuk Optimasi Pertumbuhan Tanaman Cabai Septarini, Shofwatunnida'; Darmawan, M. Iman; Amni, Ziadatul; Afriani, Bq. Nurussyifa
Agroteknika Vol 8 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i2.496

Abstract

Penggunaan pupuk organik cair (POC) menjadi alternatif yang berkelanjutan dalam sektor pertanian untuk mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia serta meminimalkan dampak lingkungan akibat limbah pertanian dan akuakultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan formulasi POC berbasis limbah air tambak udang yang dimodifikasi dengan eco-enzyme guna meningkatkan pertumbuhan tanaman cabai (Capsicum annuum). Proses fermentasi dilakukan dengan berbagai komposisi bahan organik, termasuk kulit pisang, kulit nanas, sisa nasi, dan gula, yang dikombinasikan dengan limbah tambak udang sebagai sumber nutrisi utama. Analisis laboratorium menunjukkan bahwa POC yang dihasilkan memiliki kandungan nitrogen total sebesar 2,23%, karbon organik 3,13%, fosfor (P₂O₅) 0,28%, dan kalium (K₂O) 0,13%, dengan rasio C/N yang optimal untuk mendukung aktivitas mikroorganisme tanah. Uji aplikasi terhadap tanaman cabai dilakukan selama 10 minggu untuk mengamati pertumbuhan tinggi tanaman pada berbagai perlakuan POC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman yang diberi perlakuan POC berbasis limbah tambak udang mengalami peningkatan pertumbuhan yang lebih signifikan dibandingkan kontrol, terutama pada perlakuan dengan komposisi optimal. Formulasi ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan nutrisi dalam tanah, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi residu berbahaya yang terdapat dalam limbah tambak udang melalui proses biodegradasi yang dipercepat oleh eco-enzyme. Dengan demikian, pemanfaatan limbah air tambak udang yang dikombinasikan dengan teknologi fermentasi berbasis eco-enzyme berpotensi menjadi solusi inovatif dalam mendukung pertanian organik dan meningkatkan produktivitas tanaman secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari limbah akuakultur.
Pemberdayaan Wanita Tani melalui Produksi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair Berkelanjutan di Desa Terara Septarini, Shofwatunnida'; Susanti, Dwi Rahayu; Sari, Mutia Perwita; Hakim, Arif Rahman
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10982

Abstract

Limbah rumah tangga organik di Kabupaten Lombok Timur, khususnya Desa Terara, masih menjadi persoalan lingkungan yang belum tertangani dengan baik. Di lokasi ini limbah rumah tangga ditangani melalui pembakaran atau pembuangan sembarangan yang berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Mulia melalui produksi eco-enzyme sebagai pupuk organik cair berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan monitoring. Selain itu telah  dilakukan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi permasalahan, dilanjutkan dengan uji coba pembuatan eco-enzyme dari sampah dapur organik (kulit buah dan sayuran) yang difermentasi dengan gula merah dan air. Peserta kemudian dilibatkan dalam praktik langsung agar mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan diskusi, sementara monitoring fermentasi dilakukan untuk menilai kualitas produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair dengan rata-rata sebesar 90%. Produk eco-enzyme yang dihasilkan memiliki kualitas fisik baik dan terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman sayuran hingga 37% dibanding kontrol. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga dan menekan pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian petani, mendukung praktik pertanian organik, serta membuka peluang ekonomi melalui pengembangan produk unggulan desa.
Optimasi Proses Fermentasi Tempe Berbasis IoT dalam Mengurangi Produk Cacat Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing dan Value Stream Mapping Perwita Sari, Mutia; Septarini, Shofwatunnida'
Jurnal PRINTER: Jurnal Pengembangan Rekayasa Informatika dan Komputer Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PRINTER: Jurnal Pengembangan Rekayasa Informatika dan Komputer
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jprinter.v3i2.33203

Abstract

Tempe merupakan makanan tradisional berbasis kedelai yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan konsumsi harian masyarakat Indonesia. Namun, proses fermentasi tempe yang masih dilakukan secara konvensional sering menghadapi kendala terkait ketidakstabilan suhu dan kelembapan selama proses pengolahan, sehingga berpotensi menghasilkan produk cacat yang tidak layak konsumsi. Kondisi ini mendorong terjadinya peningkatan Food Lost and Waste (FLW), yang tidak hanya merugikan pelaku usaha dari sisi ekonomi, tetapi juga dapat menurunkan kapasitas produksi dan memberikan dampak negatif terhadap aspek keberlanjutan lingkungan. Oleh sebab itu, diperlukan inovasi teknologi yang mampu mengendalikan parameter fermentasi secara optimal dan konsisten selama proses berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi tingkat produk cacat tempe dan meminimalkan FLW melalui perancangan dan implementasi alat fermentasi berbasis Internet Of Things (IoT). Metodologi penelitian meliputi observasi langsung terhadap proses produksi tempe, penyusunan Value Stream Mapping (VSM) As-Is untuk menganalisis aliran proses dan mengidentifikasi pemborosan, perancangan prototipe alat IoT, pengujian eksperimen pada tiga variasi kondisi fermentasi (ruang terbuka, ruang tertutup, dan inkubator IoT), serta penyusunan VSM To-Be untuk mengukur peningkatan efisiensi proses setelah penerapan alat. Hasil implementasi IoT mampu menjaga kelmabapan dan suhu 30℃-40℃ secara otomatis dan mampu mempersingkat waktu fermntasi yang semula 55 jam menjadi 26 jam
Adopsi Internet Of Things (IOT) Pada Rantai Pasok Pangan Guna Mengurangi Food Lost Waste (FLW) Rantai Pasok Pangan Perwita Sari, Mutia; Septarini, Shofwatunnida
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 11 No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Departemen Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v11i3.2025.319-328

Abstract

Soybeans are one of the largest food commodities in Indonesia. Tempe is a soybean product that is a daily staple in Indonesian cuisine. Tempe is a traditional food with high nutritional value, and it is consumed by almost all ages. A common problem is that tempeh doesn't last long after being purchased at the market. Poor quality tempeh affects its taste when consumed. Poor quality tempeh is usually caused by unpredictable weather during the fermentation process and a short storage period. This can increase food loss and waste (FLW). FLW itself is the loss and waste of food, making FLW monitoring crucial for improving food security and mitigating climate change. By measuring and monitoring temperature and humidity parameters in real time, the system integrates IoT technology, such as the DHT11 sensor, to measure temperature and humidity, ensuring that the tempe fermentation process is maintained at a stable temperature and runs optimally.Furthermore, because it is IoT-based, the temperature on this device can be monitored in real time via a smartphone, provided it is connected to the internet. In the monitoring application there is an interface that displays the temperature and humidity at that time and there is a bottom for turning the lights and fans on or off manually.
Integrasi aplikasi PHET simulation dengan menggunakan metode gasing sebagai implementasi kurikulum merdeka Muhammad Iman Darmawan; Shofwatunnida Septarini; Hadian Mandala Putra; Istajir Adi Gunawan; Yogi Istamil Ali Majdi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29811

Abstract

Abstrak Pembelajaran fisika merupakan mata pelajaran yang mendapatkan perhatian penuh, karena dalam penerapannya terdapat berbagai kendala baik guru, siswa maupun sarana dan prasarana yang ada disekolah. Oleh karena itu perlu vaariasi model pembelajaran yang diterapkan dengan bantuan media yang baik dan tepat untuk diterapkan dalam pembelajaran fisika. Tujuan pengabdian ini meningkatkan minat belajar fisika dengan integrasikan aplikasi PHET dengan metode gasing. Pengabdian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 1 Lombok Timur dengan di uji cobakan pada kelas XII MIA sejumlah 90 orang siswa pada uji skala besar dan 10 orang siswa pada uji coba terbatas. Dengan mengunakan metode saintifik. hal ini dibuktikan dengan analisis data nilai pembelajaran fisika dengan aplikasi PHET pada uji coba terbatas skor rata -rata baik sedangkan yang di integrasikan dengan metode gasing Analisis data yang digunakan adalah hasil prestasi belajar yang diukur melalui pre-test dan pos-test pada kelas pengujian. Hasil pre-test  dari kelas diuji gain score guna mengetahui efektifitasnya serta Implementasi metode gasing dengan aplikasi PHET dapat meningkatkan minat, aktifitas dan prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Lombok Timur. Kata kunci: aplikasi PHET; fisika; kurikulum merdeka; metode gasing. Abstract Physics learning is a subject that gets full attention, because in its application there are various obstacles both teachers, students and facilities and infrastructure in schools. Therefore, it is necessary to vary the learning model applied with the help of good and appropriate media to be applied in physics learning. The purpose of this service is to increase interest in learning physics by integrating the PHET application with the gasing method. This service was carried out at Madrasah Aliyah Negeri 1 Lombok Timur by being tested on class XII MIA with 90 students in a large-scale test and 10 students in a limited trial. By using the scientific method. this is evidenced by the analysis of physics learning value data with the PHET application in the limited trial, the average score is good while the one integrated with the gasing method The data analysis used is the results of learning achievement measured through pre-tests and post-tests in the testing class. The pre-test results from the class were tested for gain scores to determine their effectiveness and the implementation of the gasing method with the PHET application can increase the interest, activity and learning achievement of students at Madrasah Aliyah Negeri 1 Lombok Timur. Keywords: PHET application; physics; independent curriculum; top method.