Memasuki fase lansia, seorang individu mengalami berbagai perubahan. Perubahan yang dialami oleh lansia berupa perubahan fisiologis, psikologis dan sosial ekonomi. Penduduk lanjut usia akan mengalami proses penuaan yang berlangsung secara terus menerus dengan ditandai menurunnya daya tahan fisik sehingga rentan terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Aktivitas fisik dipediksi kaitannya dengan kualitas hidup pada lansia hipertensi. Melihat pentingnya aktifitas fisik untuk kesehatan sangatlah perlu dilakukan oleh semua masyarakat. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan Pendidikan kesehatan aktifitas fisik untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan dalam bentuk pendidikan kesehatan dengan penyuluhan, serta pengisian kuesioner tentang aktifitas fisik. Terdapat 60% lansia kurang dalam melakukan aktifitas fisik, setelah dilaksanakan pendidikan kesehatan, di dapatkan adanya peningkatan skor dari pemahaman aktifitas fisik sebesar 80%, aktifitas fisik bertujuan untuk membantu lansia dalam meningkatkan kualitas hidup pada lansia di Rumah Bahagia Bintan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dimungkinkan atas dukungan dan kerjasama pihak mitra, serta antusiasme para lansia untuk mengikuti kegiatan ini. Meskipun demikian terdapat beberapa lansia yang kurang memahami pentingnya melakukan aktifitas fisik sehingga kurang aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan. Faktor lingkungan non fisik juga mempengaruhi efektivitas pelaksanaan kegiatan. Adanya peningkatan skor dari pemahaman aktifitas fisik untuk membantu lansia dalam meningkatakan kualitas hidupnya.
Copyrights © 2023