Faktor risiko terjadinya Infeksi Alat Reproduksi diantaranya adalah higiene menstruasi yang buruk. Dampak praktik higiene menstruasi yang kurang baik yaitu infertilitas. Surveyawal pada siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah bulan Januari Tahun 2015 didapatkan hanya 58% siswi yang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang praktik higiene menstruasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik higiene menstruasi siswi kelas VIII SMP Negeri 1 Terbanggi Besar Lampung Tengah pada Tahun 2015. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Populasi penelitian adalah siswi kelas VIII. Besar sampel minimal yang harus didapat adalah 103 siswi. Karena besar sampel dan total populasi tidak jauh berbeda sehingga seluruh populasi yang sudah mengalami menstruasi dijadikan responden yaitu sejumlah 117 orang. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil analisis univariat rata-rata praktik higiene menstruasi 58,25, rata-rata pengetahuan 70,68, sikap positif 51,3%, kepercayaan positif 59,8%, responden yang terpapar media masa 86,3%, tingkat pendidikan ibu responden ≤ SMA 83,8%, ibu responden yang bekerja 48,7%, siswi yang mendapat informasi dari ibu 86,3%. Analisis bivariat diketahui ada perbedaan praktik higiene menstruasi antara siswi yang mempunyai sikap positif, dan keterpaparan media masa dengan siswi yang mempunyai sikap negatif, dan yang tidak terpapar media masa. Saran perlu adanya penyebarluasan informasi mengenai kesehatan reproduksi bagi remaja, dengan rutin mendatangkan petugas kesehatan ke sekolah untuk memberikan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, termasuk mengenai menstruasi.
Copyrights © 2015