Prevalensi ISPA di Indonesia sekitar 25% dan di provinsi Lampung sekitar 20%. Sebanyak 23% kasus ISPA berat terjadi pada anak berusia di atas 6 bulan, insidens lebih tinggi pada anak laki-laki dan berat badan lahir yang memiliki peran penting terhadap kematian akibat ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia anak, jenis kelamin dan berat badan lahir dengan kejadian ISPA. Penelitian menggunakan survei analitik dengan rancangan case control. Sampel penelitian berjumlah 48 meliputi: 24 kasus dan 24 kontrol yang diperoleh dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data menggunakan data primer dengan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menyimpulkan terdapat hubungan antara usia anak (p-value = 0,018; OR = 5,320) dan berat badan lahir (p-value = 0,037; OR = 4,491) dengan kejadian ISPA, sedangkan jenis kelamin tidak terdapat hubungan. Petugas kesehatan perlu lebih meningkatkan promosi hidup sehat kepada orang tua untuk mencegah terjadi ISPA pada balita.
Copyrights © 2015