Latar Belakang: Prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 972 juta jiwa atau 31,7%. Provinsi Lampung pada tahun 2009 sebanyak 49.960 jiwa dan dipuskesmas Bernung sebanyak 1365 jiwa.Klien hipertensi rentan mengalami ansietas,yaitu saat klien didiagnosis hipertensi serta mengetahui prognosis penyakitnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan terhadap tingkat ansietas klien hipertensi di Puskesmas Bernung kabupaten Pesawaran Lampung.Metode:Metode penelitian ini adalah quasi experiment, desain pre-post test design with control group. Sampel penelitian secara purposive sampling berjumlah 64 responden, terdiri 32 responden kelompok intervensi dan 32 responden kelompok kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS).Hasil:Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan yang bermakna tingkat ansietas sesudah intervensi (p value 0,005). Kelompok intervensi lebih tinggi penurunan tingkat ansietas dibanding kelompok kontrol yang tidak mendapat terapi yaitu selisih 2,44 poin.Simpulan: Pendidikan kesehatandapat menurunkan tingkat ansietas klien dengan hipertensi. Pentingnya menjadikan pendidikan kesehatan sebagaistandar intervensi klien hipertensi pada program pengobatan dan kesehatan jiwamasyarakat di Puskesmas.
Copyrights © 2014