Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan yang dialami oleh guru dalam membelajarkan materi penjumlahan yaitu guru kesulitan menjelaskan materi yang bersifat lebih konkret pada peserta didik. Di sisi lain peserta didik juga mengalami permasalahan dikarenakan belum mampu memahami materi penjumlahan sehingga hasil belajar beberapa peserta didik belum mencapai ketuntasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi model project based learning materi penjumlahan Kelas I dengan pendayagunaan media kantong penjumlahan dan flipbook dan pengaruhnya terhadap terhadap pemahaman materi penjumlahan dan hasil belajar peserta didik. Subjek dalam penelitian adalah peserta didik kelas I SD Negeri Kalibanteng Kidul 01 Kota Semarang yang berjumlah 28 peserta didik. Masing-masing terdiri dari 12 peserta didik laki-laki serta 16 peserta didik perempuan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan model project based learning materi penjumlahan Kelas I dengan pendayagunaan media Kantong Penjumlahan dan Flipbook pada kelas I SDN Kalibanteng Kidul 01 kota Semarang memberikan kemudahan peserta didik untuk memahami materi penjumlahan dan terdapat perubahan peningkatan hasil belajar materi penjumlahan yang dilihat dari perbandingan nilai pretest dan posttest dengan peningkatan, yaitu dari 92,9% menjadi 100%.
Copyrights © 2023