Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi nilai-nilai kebaikan dalam tasawuf dan implementasinya dalam menanamkan akhlak mulia di era disrupsi. Seperti diketahui bahwa perkembangan teknologi informasi yang kian cepat telah berdampak terhadap kehidupan remaja saat ini. Kekerasan, perundungan, tawuran, pornografi dan perbuatan tercela lainnya banyak dipengaruhi oleh informasi di internet terkhusus media social. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kajian pustaka. Data penelitian didapatkan dari berbagai sumber seperti artikel, buku, internet dan sumber lain yang sesuai dengan tema penelitian. Setelah data terkumpul selanjutnya data dianalisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan ahklak dalam tasawuf (mistisisme Islam) menunjukkan bahwa spiritualitas adalah kunci menuju keunggulan. Model pendidikan akhlak yang ditunjukkan pada hasil penelitian ini adalah melalui metode ta’alluq (hubungan), tahaqquq (realisasi) dan takhalluq (adopsi). Tahapan ini dapat dicapai melalui zikir agar terus mengingat Allah. Tasawuf hadir untuk memaksimalkan potensi akal, hati dan pancaindera agar selalu terpaut hatinya untuk selalu berbuat baik kepada manusia dan terlebih kepada Allah. Generasi muda saat ini perlu memahami dan mengaktualisasi nilai-nilai dan norma-norma ajaran Islam yang berkaitan dengan sikap dan prilaku secara utuh. Pemahaman tersebut yaitu tentang hubungan dengan Allah swt (hablu min Allah)., hubungan dengan sesama manusia (hablu min naas) yang meliputi kesalehan pribadi dan masyarakat secara adil serta hubungan manusia dengan alam semesta sebagai hamba Allah Swt.
Copyrights © 2023