Performa mesin sepeda motor yang menggunakan teknologi berbasis Electronic Fuel Injection (EFI) lebih baik dibandingkan dengan sistem konvensional. Namun dalam kurun waktu tertentu performa mesin EFi dapat mengalami penurunan performa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa mesin kendaraan EFI tipe standar dan EFI dengan penambahan piggyback fuel adjuster iquteche pada sepeda motor automatic. Objek penelitian dilakukan pada kendaraan Honda Beat 110cc tahun pembuatan 2016. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode experimental serta analisis data statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh data torsi maksimal dengan kondisi standar sebesar 18.09 N.m pada putaran 1.500 rpm, daya tertinggi sebesar 5.28 kW pada putaran 4500 rpm, dan SFC terendah sebesar 0.13 kg/Hp.jam pada putaran 2000 rpm. Sedangkan hasil pengujian menggunakan piggyback fuel adjuster iquteche diperoleh torsi tertinggi sebesar 22.93 N.m pada putaran 1500 rpm, peningkatan daya sebesar 6.58 kW pada putaran 4500 rpm, dan SFC terendah sebesar 0.11 kg/Hp.jam pada putaran 2000 rpm. Selain itu diketahui peningkatan rata-rata torsi sebesar 22.80%, peningkatan daya sebesar 22.81%, dan penurunan SFC sebesar 9.72%.
Copyrights © 2021