ABSTRAK Pendidikan merupakan upaya untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pendidikan formal maupun informal, adalah sarana untuk pewarisan kebudayaan kepada generasi yang lebih muda agar tradisi kebudayaannya tetap hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Indonesia. Salah satu tradisi yang hidup di Bali dengan memiliki sistem pendidikan di dalamnya adalah Tradisi Materuna Nyoman. Tradisi Materuna Nyoman merupakan rangkaian upacara yang memiliki tujuan merubah status anak remaja menjadi dewasa secara sah menurut adat, dalam prosesi rangkaian upacaranya terdapat makna pendidikan yang membentuk karakter remaja menjadi pribadi yang berkarater dan bertanggung jawab. Sehingga Tradisi Materuna Nyoman perlu untuk dikaji dalam sebuah penelitian untuk mengetahui perubahan karakter anak remaja dalam pendidikan Materuna Nyoman. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif serta pendekatan penelitian etnografi. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan hasil sebagai berikut: (1) proses rangkaian Materuna Nyoman yaitu Maajak-ajakan, Melali, Basen Pamit, Padewasaan atau kagedong, Matamiang, Malegar, Ngintarang Katekung, Katinggal. (2) Representatif pendidikan teruna nyoman terhadap karakter anak atau teruna diantaranya bertanggung jawab akan diri sendiri maupun lingkungan desa. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah pentingnya sebuah pendidikan baik yang bersifat formal maupun informal yang intinya mampu membentuk karakter manusia menjadi yang lebih baik adi luhur.Kata kunci : Materuna Nyoman, Pendidikan, karakter.
Copyrights © 2020