Anak yang mandiri bisa melakukan seluruh tugas yang dibebankan kepadanya secara sendirian tanpa dengan bantuan dari orang lain. Sifat inilah yang terkadang jarang terlihat pada anak usia dini. Kemandirian bisa diidentifikasi oleh berbagai macam indikator. Oleh karena itu, penelitian bertujuan untuk mengetahui penguatan karakter kemandirian melalui metode pembiasaan di Tk Alphabet. Maka dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian ini diharapkan bisa memberikan fakta-fakta secara komprehensif tentang karakter kemandirian anak usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dikumentasi. Dari data yang terkumpul kemudian diolah untuk disajikan sebagai data yang utuh. Manfaat dari penulisan ini adalah untuk menambah wawasan bagi para pembaca mengenai pentingnya media pembelajaran dalam dunia pendidikan. Anak yang memiliki kemandirian dalam kegiatan belajar terlihat aktif, memiliki ketekunan dan inisiatif dalam mengerjakan tugas-tugas, menguasai strategi-strategi dalam belajar, memiliki tanggung jawab, mampu mengatur perilaku dan kognisinya serta memiliki kayakinan diri. Kemandirian merupakan kemampuan untuk mengarahkan dan mengendalikan diri sendiri dalam berpikir dan bertindak, serta tidak merasa bergantung pada orang lain secara emosional, dalam arti anak yang mandiri tidak akan tergantung pada bantuan orang lain dalam merawat dirinya secara fisik, dalam membuat keputusan secara emosi dan dalam berinteraksi dengan orang lain secara sosial yang ditunjukkan dengan anak melakukan hal sederhana, inisiatif, mencoba hal baru, mentaati peraturan dan bermain dengan teman sebaya, dan merasa aman, nyaman dan mampu mengendalikan diri.
Copyrights © 2023