Risiko kegiatan penambangan terletak pada terbentuknya bukaan-bukaan yang tidak dapat diolah kembali sehingga terbentuk danau tambang atau kolam. Banyaknya aktivitas penambangan pasir yang terjadi di kawasan Kelapangan Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya menimbulkan lubang akibat penggalian penambangan sehingga berdampak pada ekosistem perairan di lingkungan sekitar. Perubahan bentang alam dan campur tangan manusia tidak diragukan lagi menyebabkan perubahan kualitas air. Kegiatan ini menimbulkan permasalahan serius karena bekas lahan penambangan pasir dibiarkan dalam keadaan rusak dan berlubang-lubang berisi air. Perubahan kualitas air, mempengaruhi organisme sekitar dan biota perairan. Berdasarkan hasil laboratorium melakukan perbandingan kualitas air pada kelas 3 berdasarkan PP Nomor 22/2021 ditemukan keadaan yang tidak memenuhi baku mutu air yaitu parameter pH, Cu, COD, BOD.
Copyrights © 2023