Penelitian ini merupakan peranan suluak dalam membentuk Insana Mutaqin di kanagarian lasi kabupaten agam ,penelitian ini diawali dengan observasi awal kekanagarian lasi dengan melihat tingginya animo anak muda dalam melaksanakan sholat berjamaah terutama sholat magrib dan ishya setelah itu mengikuti kajian keislaman disurau dengan metode tahrikah atau suluak. kegiatan ini rutin dilaksanakan setelah hari raya idul fitri ataupun sebelum bulan ramadhan ada yang tiga bulan ataupun selama empat bulan tergantung kemauan masyarakat atau pemuda itu sendiri. Setelah dilakukan penelitian ditemukan ritual suluak dilakukan dengan konsep terstruktur oleh anak mursyid Sjeh Djamanhuri selaku guru tua di surau Tuangku imam Layia-layia dengan beberapa tahap, tahap pertama takhalli yaitu pembersihan diri, tempat dan pakaian, badan dan tahap kedua Tahalli diartikan diisi dengan makna mengisi diri dengan kalimat kalimat zikir kepada Allah SWT kemudian Tajalli antara makhluk dengan Khaliq sudah tersambung menyatu dengan Allah SWT sehingga tercipta generasi Insana Muttaqin
Copyrights © 2024