Flexible manufactur system (FMS) atau yang lebih dikenal dengan sistem manufaktur merupakan salah satu sistem yang dapat bereaksi secara fleksibel terhadap adanya perubahan-perubahan. Adanya perubahan pada urutan proses dalam pembuatan produk (routing flexibility) dan juga perubahan tipe produk yang akan dihasilkan (machine flexibility) merupakan beberapa macam perubahan yang terjadi dalam sistem manufaktur. Dengan adanya penggunaan sistem manufaktur maju pada teknologi manufaktur maju (advanced manufacturing technologies) akan meningkatkan dan mendorong perusahaan – perusahaan untuk dapat meningkatkan daya saing terutama pada kondisi globalisasi ekonomi didunia ini. Adanya penerapan teknologi manufaktur maju dapat berdampak terhadap kepada cara pengendalian operasi manufaktur. Dalam pengendalian operasi sistem manufaktur di lingkungan manufaktur maju penerapkan just in time, celluler manufacturing, dan total quality control dapat dilakukan agar sistem dapat berjalan dengan baik. Pembahasan fleksibel manufaktur ini didasarkan pada sering terjadinya pergeseran dari perhitungan harga pokok pesanan ke perhitungan harga pokok proses.
Copyrights © 2021