Bioenergi adalah energi yang diperoleh/dibangkitkan/berasal dari biomassa, sedangkan biomassa adalah bahan-bahan organik berumur relatif muda baik dari tumbuhan atau dari hewan; produk & limbah industri budidaya (pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan). Bentuk-bentuk final terpenting bioenergi adalah bahan bakar nabati (biofuels); listrik biomassa (biomass-based electricity), biodiesel, bioethanol. Kayu bakar, arang dan briket arang merupakan bioenergi konvesional yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat di pedesaan. Pengabdian dilakukan di desa Waai berupa penyuluhan tentang Teknik budidaya beberapa jenis kayu penghasil bioenergy untuk menunjang produktifitas briket arang, dengan tujuan memenuhi kebutuhan masyarakat itu sendiri tetapi dapat juga untuk membantu perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat bencana gempa bumi tersebut. Semua jenis kayu bisa dijadikan bahan bakar, tapi harus juga dipertimbangkan nilai kalor, tingkat pertumbuhan dan juga adaptasinya kalau ingin dikembangkan sebagai kayu energi”, Kayu kaliandra, kayu jabon, kayu mangium, kayu sengon, kayu linggua dan kayu gmelina adalah gmelina adalah beberapa jenis kayu yang akan bisa dikembangkan sebagai kayu penghasil bioenergy
Copyrights © 2021