Repurchase intentionmerujuk pada keinginan konsumen untuk melakukanpembelian atau pemakaian ulang terhadap suatu produk atau jasa yang sebelumnya pernah dikonsumsi karena adanya rasa puas terhadap produk atau jasa tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai pengaruh experiential marketing dan perceived price terhadap repurchase intention. Populasi penelitian adalah seluruh konsumen Oriflame di Kota Denpasar.Sampel yang digunakan sebanyak 104 orang yang ditentukan berdasarkan tenik purposive sampling yaitu dengan mempertimbangkan sejumlah kriteria tertentu.Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara.Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis regresi linier berganda dengan software SPSS versi 25 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik experiential marketing maka repurchase intention pada produk Oriflame semakin meningkat. Perceived price jugaberpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik perceived price maka repurchase intention pada produk Oriflame akan semakin meningkat.
Copyrights © 2022