Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perbedaan pola asuh ayah dan ibu terhadap kecerdasan emosional anak. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dari penelitian ini remaja yang berada di Kota Palembang. Dengan jumlah sampel 150 partisipan. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan pola pengasuhan ayah dan ibu serta kecerdasan emosional. Menggunakan instrumen Measure Of Parental Style (MOPS) untuk mengukur pola asuh ayah dan ibu, Schutte’s Self-Report Emotional Intelligence Test (SSEIT) untuk mengukur kecerdasan emosional. Analisis data statistik menggunakan JASP. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua dalam gaya pengasuhan atau pola asuh orang tua antara ibu dan ayah dari kecil hingga dewasa yang mempengaruhi tingkat emosional anak. Gaya pengasuhan antara ayah dan ibu sama-sama berpengaruh dan jika dilakukan bersama-sama akan lebih baik dan lebih bagus karena ayah dan ibu itu memang harus berkerja sama dan antara ayah dan ibu itu memiliki tanggung jawab yang sama dalam mengasuh, mendidik dan dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak ini dijelaskan dalam Teori Albert Bandura.
Copyrights © 2023