Latar Belakang : Praktik pemberian MPASI yang tidak optimal menjadi salah satu penyebab utama stunting padabayi. Dinkes Bantul (2020) menyebutkan bahwa kasus bayi stunting pada tahun 2019 tercatat sebanyak 12,3%balita yangmengalami stunting di Kalurahan Guwosari.Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan tindakan ibu dalam pemenuhan kebutuhanMP-ASI pada bayi usia 6-24 bulan di Kalurahan Guwosari Kapanewon Pajangan Bantul.Metode Penelitian : Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode sampel adalah simplerandom sampling dengan analisis univariat yang dilakukan pada bulan April-Mei di tiga dusun di KalurahanGuwosari. Pengambilan data dilakukan denganmembagikan kuesioner.Hasil Penelitian: Menyatakan jumlah responden 37 orang dengan persentase tingkat pengetahuan baik sebanyak86,7%, cukup 13,3% dan tidak ada yang memiliki pengetahuan kurang dan persentase tindakan ibu dalampemenuhan kebutuhan MP-ASI sesuai sebanyak 94,6% dan tindakan yang tidak sesuai sebanyak 5,4%.Kesimpulan dan Saran : Tingkat pengetahuan baik sebanyak 86,7 dan presentase tindakan ibu dalampemenuhan kebutuhan MP-ASI sesuai sebanyak 94,6%. Diharapkan dapat menambah wawasan dankepustakaan bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya mengenai pemenuhan kebutuhan dalampemberianMP-ASI pada bayi usia 6-24 bulan.
Copyrights © 2022