Penelitian bertujuan untuk membahas tentang struktur, konteks penuturan, proses penciptaan dan pewarisan, serta fungsi mantra dalam tradisi kasambu bagi masyarakat Muna Barat. Hasil penelitian ini dijadikan buku pengayaan pengetahuan tingkat SMA sebagai salah satu bentuk pelestarian tradisi kasambu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif etnografis. Model etnografi mendeskripsikan kebudayaan sebagaimana adanya. Model ini berupaya mempelajari peristiwa kultural yang terjadi dalam masyarakat dan menyajikan pandangan hidup mereka sebagai obyek studi. Pengumpulan data penelitian menggunakan instrumen penelitian dan teknik penelitian. Hasil analisis mendeskripsikan bahwa mantra menggunakan media penyampaian berupa bahasa Muna lisan. Kata-kata yang digunakan menduduki fungsi sintaksis yang mengemukakan satu pikiran pokok. Pengunaan mantra disesuaikan dengan konteks dan ko-teks tradisi kasambu. Unsur bunyi dalam mantra kasambu memberikan efek yang merdu dan khidmat. Fungsi kasambu bagi masyarakat Muna Barat sebagai sistem proyeksi, alat pendidikan karakter, dan alat pengesahan kebudayaan. Hasil analisis menunjukan bahwa mantra dalam kegiatan tradisi kasambu merupakan bagian dari sastra lisan yang memiliki ciri khas tersendiri, serta nilai religi dan sosial yang ada dalam mantra kasambu relevan dengan pembelajaran sastra di SMA.Kata Kunci: kasambu; struktur dan fungsi mantra.
Copyrights © 2016