Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data lapangan yang dikumpulkan peneliti dalam pra research bahwa di Kabupaten Bojonegoro masih terdapat rumah yang tidak layak huni. Oleh karenanya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengadakan program rehabilitasi rumah tidak layak huni dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi fisik rumah-rumah yang tidak layak huni tersebut agar menjadi layak huni. Pada tahun 2017 peneliti menemukan bahwa baru ada 93 rumah yang sudah direhabilitasi sesuai program, sementara ada total 101 rumah tidak layak huni. Artinya masih ada beberapa rumah tidak layak huni yang belum lolos program rehabilitasi ini. Bagaimanakah mekanisme program rehabilitasi rumah tidak layak huni ini? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis deskriptif kualitatif. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi agar hasinya lebih akurat. Teknik analisis data yang digunakan adalah Miles and Huberman.
Copyrights © 2019