Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, Fokus dalam penelitian ini adalah tata kelola rekam medis RSUD Sumberrejo sesuai Undang Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan. Adapun metode yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif. Data dan informasi diperoleh dengan cara wawancara, dokumentasi, dan observasi. Pengambilan informan penelitian menggunakan teknik purposive dan snowball sampling, dalam proses penelitian terinventarisir sumber data primer sebanyak 18 informan. Dalam menganalisa menggunakan teknik analisis data interaktif Model miles and Huberman, yang mengemukakan bahwa “aktifitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas. Aktifitas dalam analisis data, yaitu data reduction, data display and conclusion drawing/verifying”. Hasil dari penelitian ini yaitu Pengelolaan rekam medis RSUD Sumberrejo dimulai dari penciptaan, penggunaan, penyimpanan, pemeliharaan dan penyusutan rekam medis di RSUD Sumberrejo sudah menjalankan fungsinya masing-masing sesuai dengan peraturan perundang undangan seperti permenkes tentang rekam medis, pedoman penyelenggaraan dan prosedur di rumah sakit. Sedangkan hambatan yang dihadapi oleh unit rekam medis RSUD Sumberrejo adalah luas ruang penyimpanan yang kurang memadai sehingga mempengaruhi berkas rekam medis yang seharusnya disimpan selama 5 tahun kemudian di inaktifkan namun karena keterbatasan tempat penyimpanan berkas rekam medis harus di inaktifkan setelah 3 tahun penyimpanan.Hal ini tidak sejalan dengan permenkes nomor 269 tahun 2008 tentang rekam medis. Serta masalah mengenai kurangnya jumlah sumber daya manusia yaitu jumlah tenaga rekam medis yang masih kurang.
Copyrights © 2020