Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh toleransi terhadap keputusan bercadar, (2) pengaruh perlunya rasa aman terhadap keputusan bercadar, (3) pengaruh toleransi dan perlunya rasa aman terhadap keputusan bercadar di Pondok Pesantren Darusy Syahadah. Kabupaten Simo Boyolali Tahun 2021. Jenis penelitian kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini. Pemilihan dalam metode pengumpulan data dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, yaitu menggunakan kuesioner sebagai alat atau instrumen yang disebarkan. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 102 siswi bercadar, sedangkan sampel yang digunakan sebanyak 50 sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Kemudian dalam pengujian data menggunakan model regresi linier berganda dan uji asumsi klasik pada aplikasi SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sikap toleransi tidak berpengaruh terhadap keputusan bercadar dengan hasil uji t (parsial) sebesar -0,146 nilai signifikansi sebesar 0,884 dan nilai koefisien parameter sebesar -0,029 ke arah negatif. Berdasarkan uji t terbalik keputusan bercadar terhadap sikap toleransi mempunyai pengaruh dengan hasil uji t terbalik (parsial) = 2,566 dengan nilai koefisien sebesar 0,257 dan nilai sig = 0,013 dalam a arah positif. Jadi belum tentu mereka yang mempunyai sikap toleransi memilih atau memutuskan untuk berjilbab. Sebaliknya muslimah yang berjilbab mempunyai sikap toleransi atau yang berjilbab bersifat toleran. (2) Kebutuhan akan rasa aman mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan bercadar dengan nilai uji parsial (uji t) sebesar 4,068 dengan nilai signifikan sebesar 0,000 dan nilai koefisien parameter sebesar 0,650 dengan arah positif. (3) Sikap toleransi dan kebutuhan rasa aman mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan bercadar di Pondok Pesantren Darusy Syahadah Simo Kabupaten Boyolali Tahun 2021 dengan nilai uji simultan (uji F) = 12,635 sig = 0,000 <0,05.
Copyrights © 2023