Mata pelajaran bahasa Arab diberikan agar siswa memahami isi al-Qur’an dan hadits serta penerapannya dalam kehidupan. Namun dalam pelaksanaanya, banyak problematika dilalui dan menyebabkan siwa kesulitan belajar, baik dari faktor linguistik maupun non-linguistik.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan pembelajaran serta problematika yang terjadi pada pembelajaran bahasa Arab di kelas IX MTs Khairul Bariyyah Bekasi, juga untuk mengetahui solusi yang dilakukan siswa, guru, dan sekolah untuk mengatasi problematika tersebut.Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulandata berupa observasi dan wawancara kepada siswa dan guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Arab dibagi menjadi dua, yakni pembelajaran bahasa Arab formal di kelas dan muhadatsah di asrama. Problematika pembelajaran bahasa Arab dapat dilihat dari dua segi, yakni linguistik dan non-linguistik, yang termasuk linguistik yaitu fonologi, morfologi, sintaksis dan semantik, yang termasuk problematika non-linguistik yaitu latar pendidikan, kurangnya kosakata, fasilitas, motivasi, lingkungan berbahasa dan alokasi waktu. Upaya untuk mengatasi problematika dilakukan tiga pihak, yaitu siswa, guru dan sekolah. Upaya yang dilakukan siswa, yaitu bertanya kepada guru, membuka kamus dan mengerjakan tugas. Upaya yang dilakukan guru yaitu memberikan motivasi dan penjelasan yang menarik agar siswa semangat belajar bahasa Arab. Sedangkan upaya yang dilakukan sekolah yaitu memberikan fasilitas dan pengajar berkualitas.
Copyrights © 2023