Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran guru dalam mengembangkan kepercayaan diri siswa kelas VIII di SMPN 209 Jakarta melalui implementasi program bimbingan kelompok. Penelitian menggunakan kombinasi metode kualitatif dan kuantitatif untuk mendapatkan pemahaman yang holistik tentang dampak program terhadap tingkat kepercayaan diri siswa. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data melalui kuesioner yang menilai tingkat kepercayaan diri siswa sebelum dan setelah mengikuti program, wawancara dengan guru yang terlibat, serta observasi terhadap kegiatan bimbingan kelompok. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam tingkat kepercayaan diri siswa setelah mengikuti program. Temuan kualitatif menyoroti peran aktif guru dalam memotivasi, membimbing, dan memberikan dukungan emosional kepada siswa. Faktor-faktor seperti interaksi sosial di dalam kelompok, peningkatan keterampilan interpersonal, dan pemahaman diri sendiri juga muncul sebagai kontributor penting dalam pengembangan kepercayaan diri. Meskipun demikian, penelitian ini mengidentifikasi beberapa tantangan dan keterbatasan, termasuk kendala sumber daya dan waktu. Oleh karena itu, disarankan adanya perbaikan dalam perencanaan dan implementasi program bimbingan kelompok di masa depan. Kesimpulan penelitian ini menggarisbawahi pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam membentuk kepercayaan diri siswa melalui pendekatan bimbingan kelompok. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif dan memberikan panduan praktis bagi guru dalam meningkatkan kualitas interaksi mereka dengan siswa.
Copyrights © 2023