Pesantren tidak hanya mendidik para santrinya untuk menjadi orang yang religius dan cerdas, tetapi juga mendidik psikologi mereka untuk menjadi orang yang sensitif terhadap lingkungan mereka. Salah satu bekal utama ghirah seorang pendakwah adalah kesadaran akan lingkungannya. Tanpa kesadaran ini, semboyan dakwah amar ma’ruf nahi munkar tidak akan terwujud. Konsep pendidikan pesantren dirancang sedemikian rupa sehingga murid-muridnya yang telah lulus dapat siap untuk mendakwahkan nilai-nilai islam di mana pun mereka berada. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menjelaskan ide-ide tentang tindakan yang dilakukan oleh lembaga pendidikan islam, terutama madrasah dan pondok pesantren, untuk mempersiapkan siswa mereka untuk menjadi penerus dakwah. Kebersamaan, kesederhanaan, karakter seseorang, dan berorganisasi adalah beberapa aturan pengembangan karakter. Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan di madrasah dan pesantren selalu berusaha untuk membuat siswa supaya dapat menginternalisasikan nilai-nilai keislaman pada diri mereka. Salah satu tujuan dari tindakan ini adalah untuk menghasilkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan untuk menyebarkan ajaran Islam tetapi juga dapat berdakwah untuk memajukan umat Islam di segala aspek kehidupan, termasuk pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial.
Copyrights © 2023