Pemahaman teori sains yang lebih tinggi dibutuhkan dalam mempelajari konsep-konsep dasar kimia, namun pada penerapannya materi kimia cenderung sulit dipahami sehingga peserta didik membutuhkan kemampuan berpikir kritis. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan yaitu Brain Based Learning yang terdiri tahap persiapan, akuisisi, elaborasi, pembentukan memori dan integrasi fungsional. Selain penerapan Brain Based Learning, internalisasi ayat-ayat Al-Quran dalam pembelajaran kimia juga berpengaruh dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi struktur atom yang terintegrasi nilai Islam. Penelitian dilakukan pada tahun ajaran 2022-2023 terhadap 35 peserta didik kelas X IPA 2 MAN 20 Jakarta. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Data penelitian didapatkan melalui observasi, jurnal reflektif, tes analisa kemampuan berpikir kritis, LKPD, dan wawancara. Dari hasil penelitian didapatkan persentase hasil kemampuan berpikir kritis pada level 4 (sangat baik) 31% pada indikator menghubungkan gagasan. Peserta didik dapat mengembangkan kemampuan menghargai pendapat orang lain, meningkatkan kepercayaan diri, memberikan asumsi serta mengkaitkan ayat-ayat Al-quran dengan materi struktur atom dan konfigurasi elektron. Maka pendekatan Brain Based Learning dapat membantu menumbuhkan dan memaksimalkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Copyrights © 2024