Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan hasil produksi tanaman kubis adalah adanya gangguan hama dan penyakit. Terdapat dua jenis hama utama yang menyerang tanaman kubis di lapang yaitu Plutella xylostella L. dan Crocidolomia pavonana Fab. Hama ini merusak tanaman kubis pada saat stadia larva.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan intensitas serangan dan gejala kerusakan hama Plutella xylostella akibat pemberian ekstrak daun pepaya (Centella asiatica (L.)), kenikir (Cosmos caudatus), pepaya (Carica papaya), dan mimba (Azadirachta indica). Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima (5) perlakuan, yaitu kontrol (KO/tanpa pestisida nabati), ekstrak pepaya (PP), mimba (MB), kenikir (KN), dan ekstrak daun pegagan (PG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas serangan tertinggi terdapat pada kontrol yaitu sebesar 35,09 ± 5,16%, berbeda nyata dengan perlakuan lainnya, rata-rata intensitas serangan P.xylostella terendah terdapat pada perlakuan ekstrak daun pepaya (Carica papaya), Gejala serangan kubis akibat larva P.xylostella pada kontrol (tanpa perlakuan ekstrak daun) menunjukkan adanya lubang-lubang pada hampir seluruh permukaan daunnya, jika dibandingkan dengan tanaman kubis yang diberi perlakuan ekstrak daun yang lain.
Copyrights © 2023