Penelitian ini merinci permasalahan utama yang melibatkan kurangnya kepuasan dan pemanfaatan aplikasi SIDARLIN di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Timur. Masalah utama yang diidentifikasi mencakup kesalahan penggunaan aplikasi, keterbatasan perangkat, dan kekurangan sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas SIDARLIN digunakan oleh masyarakat dan Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur dalam implementasi E-Government. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang menghambat pemanfaatan aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang situasi yang dihadapi oleh SIDARLIN di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIDARLIN di Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur tidak memuaskan. Aplikasi ini tidak memberikan layanan publik sesuai harapan dan menghadapi sejumlah masalah, termasuk kesalahan penggunaan, keterbatasan perangkat, dan kekurangan sumber daya manusia. Berdasarkan data Disdukcapil, hanya sekitar 0.5% dari total penduduk yang menggunakan aplikasi SIDARLIN setiap tahun, mencerminkan adopsi yang rendah dan menunjukkan kekurangan yang signifikan dalam implementasi SIDARLIN. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi urgensi perbaikan aplikasi SIDARLIN dan perlunya peningkatan pemahaman serta partisipasi masyarakat dalam mengadopsi layanan E-Government. Rekomendasi perbaikan teknis pada SIDARLIN, peningkatan pelatihan untuk pengguna dan staf Disdukcapil, serta kampanye penyuluhan kepada masyarakat dapat menjadi langkah-langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas dan adopsi aplikasi E-Government di tingkat lokal.
Copyrights © 2023