Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia (peningkatan kadar glukosa darah lebig dari normal). Prevalensi angka penderita DM yang terus meningkat memerlukan pengobatan jangka panjang dengan menggunakan Obat Anti Diabetes (OAD). Untuk menghindari adanya efek samping jangka panjang dari pemberian OAD perlu pengobatan alternatif diantaranya mengonsumsi kluwih. Biji kluwih memiliki kandungan flavonoid yang dapat menurunkan kadar glukosa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek hipoglikemik pemberian ekstrak etanol biji kluwih pada tikus model DM. Rancangan penelitian eksperimental laboratorium berupa pre and posttest control group design pada 24 ekor tikus Wistar terbagi menjadi 6 kelompok yaitu K1 (normal), K2 (DM), K3 (standar), P1 (100 mg biji kluwih), P2 (200 mg biji kluwih), dan P3 (400 mg biji kluwih). Uji analisis paired sampel t test menunjukkan perbedaan signifikan antara kadar glukosa sebelum dan setelah perlakuan (p < 0,05). Ekstrak etanol biji kluwih (Artocarpus camansi) dapat menurunkan kadar glukosa pada tikus model DM.
Copyrights © 2023