Penanaman nilai karakter yang dilakukan di dunia pendidikan harus mampu dirasakan oleh seluruh anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Di Kota Samarinda salah satu sekolah Inklusi adalah SMPN 7 yang dalam proses pembelajaran di kelas mereka dicampur dengan anak yang non ABK. Adapun, tujuan penelitian ini yaitu untuk menyelidiki metode yang relevan, hambatan serta upaya dalam proses penanaman nilai karakter tanggung jawab anak di Sekolah Inklusi. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, selanjutnya penelitian ini berfokus pada penggunaan metode yang relevan dalam penanaman nilai karakter tanggung jawab anak di Sekolah Inklusi SMPN 7 Samarinda. Penelitian dilaksanakan bulan November 2023. Subjek penelitian ialah 3 Guru PPKn, 2 Guru BK dan 3 Wali Kelas dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data ialah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan metode pemahaman cenderung lebih efektif apabila diterapkan pada anak yang normal untuk diberi pengertian dan pemahaman. Siswa yang tergolong berkebutuhan khusus dapat dengan mudah menggunakan metode pembiasaan karena siswa terbiasa melakukan perilaku yang baik yang nantinya akan membentuk kesadaran dalam berperilaku. Anak berkebutuhan khusus mereka memiliki dunianya sendiri, sehingga menjadi kurang fokus dalam pembelajaran menjadi kendala bagi guru. Orang tua melakukan pengawasan tentang perkembangan anaknya di sekolah serta guru diikutsertakan dalam pelatihan untuk menangani siswa berkebutuhan khusus menjadi upaya sekolah untuk menangani kendala tersebut.
Copyrights © 2024