Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)

PERAN PEKERJA SOSIAL SEBAGAI KONSELOR TERHADAP ATLET PENYANDANG DISABILITAS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI UNTUK MERAIH PRESTASI

Ridwan Mawala Kurnia (Program Studi Kesejahteraan Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)
Nurliana Cipta Apsari (Pusat Studi CSR, Kewirausahaan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2021

Abstract

ABSTRAK            Seorang penyandang disabilitas merupakan seseorang yang mempunyai kekurangan dan keterbatasan dalam melakukan aktivitas atau suatu kegiatan. Namun keterbatasan tersebut tidak membuat mereka putus asa dan tidak berkembang, banyak orang penyandang disabilitas memutuskan untuk menjadi atlet agar mereka bisa menyalurkan potensi dan minatnya dibidang olahraga. Dengan menjadi atlet mereka bisa menunjukan kepada seluruh masyarakat bahwa mereka bisa berprestasi memngharumkan nama bangsa di kancah Internasional sehingga potensi mereka dapat diperhitungkan. Namun dibalik itu semua terkadang para penyandang disabilitsa kerap kali mengalami diskriminasi dan keraguan dari masyarakat sehingga menyebabkan mengalami kecemasan, strees, tidak percaya diri, atau hal lainnya ketika akan memulai atau mempersiapkan diri dalam suatu kompetisi atau perlombaan. Oleh karena itu dibutuhkan konselor untuk melakukan pendampingan kepada mereka, pekerja sosial merupakan sebuah profesi pertolongan yang bertugas membantu menyelesaikan masalah klien dengan intervensi-intervensi dan strategi-strategi tertentu. Pekerja sosial dapat berperan sebagai konselor bagi penyandang disabiitas dengan memberikan motivasi-motivasi dan penguatan-penguatan yang bersumber pada diri mereka agar dapat mengembalikan kepercayaan dirinya, keyakinan, dan menumbuhkan rasa optimis bahwa mereka bisa meraih prestasi setinggi-tingginya. Dalam hal ini pekerja sosial melakukan intervensi dengan prespektif berbasis kekuatan (strengths based perspective). ABSTRACTA person with a disability is someone who has weaknesses and limitations in carrying out an activity or an activity. However, these limitations do not make them discouraged and do not develop, many people with disabilities decide to become athletes so they can channel their potential and interest in sports. By becoming athletes they can show the whole community that they can achieve the name of the nation in the international arena so that their potential can be calculated. But behind it all sometimes people with disabilities often experience discrimination and doubt from the community, causing anxiety, stress, lack of confidence, or other things when going to start or prepare for a competition or race. Therefore, counselors are required to provide assistance to them, social workers are a profession of assistance whose job is to help resolve client problems with specific interventions and strategies. Social workers can play a role as counselors for persons with disabilities by providing motivations and reinforcement based on themselves in order to restore their confidence, confidence, and foster a sense of optimism that they can achieve the highest achievements. In this case social workers intervene with a strength-based perspective (strengths-based perspective).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

jppm

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan mengenai bidang praktik pekerjaan sosial, keilmuan kesejahteraan sosial, metode pekerjaan sosial, masalah-masalah sosial dan masalah kesejahteraan sosial, ...