Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)
Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM)

MODAL SOSIAL DAN KESINAMBUNGAN USAHA: Studi pada Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ Mitra Binaan PT PGE Tbk Area Lahendong

Bagus Dimas Wibisono (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Lahendong Sulawesi Utara)
M. Yogi Alfarobi (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Lahendong Sulawesi Utara)
Pandhit Pringgo Harjo (PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Area Lahendong Sulawesi Utara)
Meilanny Budiarti Santoso (Pusat Studi CSR, Kewirausahaan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, FISIP, Universitas Padjadjaran)
Santoso Tri Raharjo (Pusat Studi CSR, Kewirausahaan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat, FISIP, Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
13 Aug 2023

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki modal sosial sebagai salah satu faktor penting untuk menjaga kesinambungan usaha mereka. Perusahaan melalui program CSR yang dilakukannya perlu melihat modal sosial UMKM tersebut dengan mengoptimalkan beragam potensi yang dimilikinya. Tulisan ini menggambarkan bagaimana PT PGE Tbk Area Lahendong mengimplementasikan program CSR-nya pada Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ yang beranggotakan ibu-ibu petani penggarap dan ibu-ibu rumah tangga yang terletak di Desa Touure, Kec. Tompaso, Kab. Minahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan potensi modal sosial dalam kelompok dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep modal sosial milik Putnam (2000); yang menyebutkan bahwa terdapat 3 modal sosial yang terbentuk pada suatu perkumpulan individu yaitu social bonding, social bridging, dan social linking. Hasil penelitian membuktikan bahwa bentuk modal sosial yang tercipta dalam social bonding adalah adanya keterkaitan, kemampuan, kesadaran dalam menjahit pada diri setiap individu, serta rasa ingin membantu masyarakat karena jauhnya jasa penyedia jahit dari desa. Social bridging ditunjukkan dengan adanya acara keagamaan, budaya, dan kemasyarakatan dalam desa, sehingga setiap individu memiliki waktu untuk bertemu dan membicarakan ketertarikan mereka dalam menjahit dan keberadaan Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ yang telah terbentuk. Social linking ditunjukkan oleh kerjasama kelompok masyarakat lain dengan anggota Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’, sehingga mendapatkan pekerjaan dan dapat membantu kelompok masyarakat menyelesaikan kebutuhannya dalam hal menjahit. Kemampuan anggota Kelompok Jahit Wanita ‘Maria’ dalam menjalin komunikasi dan berdiskusi dengan kelompok usaha dan masyarakat lainnya merupakan modal yang sangat baik dalam menjaga kesinambungan usaha. Selain itu juga didukung oleh beragam potensi dan modal sosial yang dimiliki masyarakat, termasuk acara keagamaan, acara kebudayaan, dan acara kemasyarakatan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jppm

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (JPPM) adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil-hasil penelitian baik pustaka maupun lapangan mengenai bidang praktik pekerjaan sosial, keilmuan kesejahteraan sosial, metode pekerjaan sosial, masalah-masalah sosial dan masalah kesejahteraan sosial, ...