Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan konseling keluarga dan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan konseling keluarga dalam menangani kasus permasalahan keluarga Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP2KB. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan Metode analisis yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis data deskriptif kualitatif dengan cara menelaah data, mereduksi data, dan menafsirkan data, Seperti yang dikemukakan oleh Sugiyono (2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Penggunaan konseling keluarga di DP3AP2&KB Kabupaten Tegal belum maksimal karena tidak adanya Sumber Daya Manusia yakni konselor. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor penyebab kurang optimalnya pelaksanaan konseling keluarga di DP3AP2&KB Kabupaten Tegal yaitu tidak adanya sumber daya manusia (SDM) yakni konselor di Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP2&KB Kabupaten Tegal sehingga dalam menjalankan proses konseling keluarga Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP&KB Kabupaten Tegal bekerja sama dengan psikolog RSUD Soesilo Kabupaten Tegal dan RSUD Kardinah Kota Tegal dan pelaksanaan konseling keluarga dalam menangani permasalahan keluarga di Pusat Pelayanan Terpadu DP3AP2&KB Kabupaten Tegal dalam menangani kasus ada 5 tahapan, yaitu: Asesmen awal, identifikasi masalah, menentukan intervensi, monitoring & evaluasi, dan terminasi.
Copyrights © 2023