Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya presentase ketercapaian atas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang diperioleh siswa kelas X MIPA SMAN 2 Solok Selatan. Dari jumlah siswa 27 orang yang mengikuti post tes pada bahan ajar vektor dengan pembelajaran model cooperatif learning, hanya 9 orang yang dapat dinyatakan lulus (40,9%) dan sisanya sekitar 19 orang dinyatakan belum lulus (59,1%). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas X MIPA 1 SMAN 2 Solok Selatan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, tes, observasi, dan wawancara. Analisis data dalam penelitian ini sesuai dengan jenis data yang dikumpulkan dalam bentuk data kuantitatif maupun data kualitatif dalam penelitian ini tidak menggunakan uji statistik tapi dilakukan secara deskriptif. Hasil pelaksanaan penelitian tindakan kelas yang berlangsung dalam 3 siklus penelitian dapat disimpulkan yaitu pertama selama berlangsung PTK, upaya penerapan metode tanya jawab dengan variasi media pembelajaran telah dikelola dengan baik. Kedua kegiatan pembelajaran dengan metode tanya jawab dengan variasi media yang dikelola dengan baik ternyata cukup efektif terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Ketiga hipotesis tindakan yang menyatakan “apabila upaya penerapan metode tanya jawab dangan variasi media pembelajaran dapat berjalan efektif, maka hasil belajar siswa akan meningkat”.
Copyrights © 2023