Kebutuhan menulis dirasakan lebih nyata oleh kaum intelektual, baik mahasiswa maupun mereka yang menduduki jabatan fungsional seperti guru, dosen, dan peneliti. Di lapangan masih dijumpai mahasiswa yang sangat kurang wawasannya tentang karya ilmiah. Fenomena ini terjadi karena kurangnya kemauan mahasiswa untuk mencari wawasan keilmuan secara mandiri, atau kurangnya bahan bacaan yang dimiliki mahasiswa. Kurangnya pengetahuan akan karya ilmiah bagi mahasiswa harus dicarikan solusinya, oleh karena itu sangat diperlukan adanya pembekalan keilmuan tentang karya ilmiah serta pelatihan atau praktik bagaimana membuat karya ilmiah. Tujuan kegiatan ini adalah mendapatkan data empiris adakah pengaruh hasil pelatihan penulisan karya ilmiah tematik ini bagi mahasiswa. Pendekatan kegiatan ini adalah menggunakan diskusi interaktif dan praktik secara langsung. Sasaran kegiatan adalah mahasiswa program studi bimbingan dan konseling pada semua tingkatan semester sejumlah 70 orang. Hasil analisis: Diketahui nilai koefisien korelasi (Correlation Coefficient) antara nilai pretest dengan posttest adalah sebesar 0,731**. Maka dapat diartikan bahwa hubungan antara nilai pretest dengan nilai posttest adalah “Kuat”. Kesimpulan bahwa Hubungan antara Pretest dengan Posttest pada Pelatihan Penulisan Karya Tulis Ilmiah adalah Signifikan, Kuat, dan Positif atau Searah. Signifikan artinya ada hubungan Nyata atau hubungannya Berarti (memiliki arti). Kuat artinya Kekuatan hubungan atau Keeratan hubungannya Kuat.
Copyrights © 2022