Remaja merupakan tahap transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa, yang ditandai dengan pertumbuhan fisik yang cepat, sehingga membutuhkan asupan gizi yang memadai termasuk zat besi. Asupan zat besi yang kurang dapat menimbulkan anemia pada remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan edukasi dan pemeriksaan hemoglobin serta pengukuran antropometri kepada remaja di SMK Nurul Islami Semarang mengenai anemia dan upaya pencegahan anemia pada remaja. Pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) serta pengecekan kadar Hemoglobin dan antropometri pada siswa-siswi SMK Nurul Islami Semarang. Kegiatan ini diikuti oleh 35 siswa. Hasil pengabdian menujukkan bahwa siswa SMK Nurul Islami Semarang tidak terindikasi anemia, dengan rata-rata siswa memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak memiliki rata-rata kadar hemoglobin normal sebanyak 30 orang (85,71%),yang didukung dengan rata-rata IMT siswa berstatus gizi baik (65,71%), dengan ukuran LILA normal sebanyak 27 orang (77,14%) meskipun beberapa memiliki tekanan darah rendah yaitu sebanyak 24 orang (68,57%). Dengan adanya pengecekan kadar hemoglobin dan antropometri pada kegiatan pengabdian ini siswa siswi menjadi lebih memahami pentingnya pencegahan anemia dengan mengonsumsi tablet penambah darah dan makanan yang bergizi dengan didukung aktivitas fisik.
Copyrights © 2023