Penelitian ini bertujuan untuk menemukan solusi untuk mengatasi ketidakpastian dalam menentukan waktu yang tepat untuk bertransaksi dan berinvestasi dalam produk derivatif perdagangan valas. Metode yang digunakan adalah dengan menguji beberapa indikator teknikal, seperti Ichimoku, KSA, Fuzzy Logic, dan Expert Advisors, pada semua pasangan yang diuji berdasarkan sesi (Jepang, London, AS). Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan kombinasi indikator teknikal ini dapat memberikan keuntungan maksimum dan kerugian tertunda minimum untuk semua pasangan yang diuji, sehingga dapat membantu para pedagang untuk menentukan kondisi yang tepat untuk berdagang dan berinvestasi yang diperkuat dengan nilai Mean Square Error (MSE) sebesar 5% dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 1,5%. Penelitian ini memberikan solusi untuk mengurangi risiko dan meningkatkan potensi keuntungan bagi pedagang produk derivatif valuta asing
Copyrights © 2023