Konsep "desa digital" mengacu pada penggunaan TIK untuk mendorong transformasi digital di tingkat desa atau perkampungan. Tujuannya adalah untuk menggunakan teknologi untuk memberikan akses, meningkatkan kualitas hidup, dan memperkuat pemberdayaan masyarakat di daerah pedesaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis bagaimana penerapan kebijakan Program Desa Digital meningkatkan pelayanan publik di Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. Penelitian ini dilakukan menggunakan metodologi kualitatif yang dikombinasikan dengan pendekatan deskriptif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Kepala desa, perangkat desa, dan pihak masyarakat adalah lima informan penelitian. Teori George Edward III tentang implementasi kebijakan adalah yang saya gunakan. Pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang jelas meminimalkan kesalahan karena tidak ada bias dalam penyampaian informasi. Tujuan dan sasaran implementasi program desa digital di Desa Sidomulyo sudah sangat jelas sehingga dapat membentuk konsistensi dalam membangun dan mengembangkan program dari tahun 2021 hingga tahun berjalan 2023. Kedua, sumber daya yang diperlukan untuk menjalankan program desa digital sudah tersedia karena ada staf dan seluruh pelaksana yang kompeten yang dapat menyelesaikan masalah secara optimal. Ketiga, kerangka kerja untuk menerapkan program desa digital di Desa Sidomulyo masih terbatas pada pemerintah desa dan tim Media Centre, sehingga kurang memahami pelaksanaannya. Keempat, struktur birokrasi yang terlibat dalam pelaksanaan program desa digital di Desa Sidomulyo. Hal ini disebabkan oleh kurangnya penerapan dan pelaksanaan prosedur operasi standar (SOP) dalam setiap program yang akan dijalankan. Akibatnya, proses ini belum mencapai hasil yang maksimal.
Copyrights © 2023