Belakangan ini banyak sekali pengguna jalan perempuan yang terlibat kedalam kejadian kecelakaan di jalan raya. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan pemahaman mereka mengenai arti setiap rambu-rambu lalu lintas yang ada. Diantaranya adalah ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Padukuhan Bandan, Kelurahan Sendangsari, Kapenawon Minggir, Kabupaten Sleman. 80% ibu-ibu PKK merupakan ibu rumah tangga yang produktif dan sering menggunakan kendaraan bermotor sebagai alat transportasi sehari-hari. Oleh karena itu perlunya pemberian bekal ilmu pengetahuan tentang pemahaman rambu-rambu lalu lintas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pemateri melakukan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi mengenai pemahaman rambu-rambu lalu lintas kepada kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) padukuhan Bandan. Pemateri melakukan penyuluhan yang diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test guna mengetahui sejauh mana para ibu PKK Dusun Bandan memahami rambu-rambu lalu lintas dan seberapa besar potensi peningkatanya ketika belum diberi penyuluhan dan sesudah diberi penyuluhan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan penyuluhan ini sesuai harapan pemateri yaitu 77% dari ibu PKK Bandan sangat memahami tentang jenis-jenis dan fungsi rambu lalu lintas bagi keselamatan.
Copyrights © 2023