Agrikultura
Vol 34, No 3 (2023): Desember, 2023

Kompatibilitas dan Efektivitas Azospirillum dan Streptomyces untuk Mengendalikan Penyakit Moler pada Bawang Merah di Alfisol Jumantono

Hadiwiyono, Hadiwiyono (Unknown)
Fitriana, Faedah (Unknown)
Poromarto, Susilo Hambeg (Unknown)
Cahyani, Vita Ratri (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jan 2024

Abstract

Pengaruh Azospirillum sp. dan Streptomyces sp. secara terpisah sebagai perlakuan tunggal pada kegiatan budidaya tanaman telah banyak dilaporkan pada penelitian sebelumnya, tetapi sebagai perlakuan kombinasi sebagai agens hayati masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompatibilitas dan efektivitas Azospirillum sp. dan Streptomyces sp. untuk pengendalian penyakit moler yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f. sp. cepae (FOCe) dan pertumbuhan bawang merah di tanah Alfisol Jumantono. Penelitian terdiri dari uji in vitro (uji antagonisme dan uji kompatibilitas) dan uji in vivo (penanaman pada polybag di screen house). Uji in vitro dilakukan dengan metode dual culture sementara uji in vivo dilakukan dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari lima perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan terdiri dari perlakuan tanpa agens pengendali hayati, aplikasi fungisida, Azospirillum sp., Streptomyces sp., dan kombinasi Azospirillum sp. dengan Streptomyces sp. semua perlakuan diinkulasikan dengan FOCe.Variabel yang diamati pada uji in vitro yaitu kompatibilitas dan penghambatan pertumbuhan koloni FOCe, sementara pada uji in vivo variabel yang diamati adalah penghambatan terhadap intensitase penyakit serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan bawang merah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara in vitro Azospirillum sp. dan Streptomyces sp. kompatibel satu sama lain. Streptomyces sp. menekan pertumbuhan FOCe sebesar 52.96% lebih baik daripada Azospirillum sp. Akan tetapi, hasil uji in vivo menunjukkan Azospirillum sp. dan Streptomyces sp., baik secara individu maupun bersama-sama, belum berhasil memberikan pengendalian yang optimal terhadap penyakit moler pada bawang merah yang ditanam di tanah Alfisols Jumantono. Meskipun aplikasinya mampu mengurangi intensitas penyakit moler, tingkat efektivitasnya termasuk dalam kategori kurang. Selain itu, dampaknya terhadap parameter pertumbuhan bawang merah juga belum hasil yang diharapkan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam metode aplikasi agens pengendali hayati guna mencapai hasil yang diinginkan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

agrikultura

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Agrikultura terbit tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember), memuat artikel hasil penelitian dan kupasan (review) orisinal hasil dari penelitian yang sebagian telah dilakukan penulis, dan komunikasi ...