Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Pada penelitian ini menggunakan sepuluh tanaman tomat pada setiap perlakuan, selanjutnya data diambil dengan cara observasi sebanyak tiga kali pengamatan dan masing-masing perlakuan diambil lima sampel secara random sampling. Hasil penelitian untuk masing-masing perlakuan setiap indikator yaitu perlakuan pupuk kandang, untuk tinggi tanaman skor terendahnya 10 dan tertinggi 43 dengan jumlah skor total 329,5 dan skor rata-rata 21,9 untuk jumlah daun skor terendah 3 dan tertinggi 9 dengan jumlah skor total 84 dan skor rata-rata 5,6. Sedangkan untuk lebar daun skor terendahnya 4 dan tertinggi 13 dengan jumlah skor total 105,4 dan skor rata-rata 7,02. Sementara untuk perlakuan pupuk kompos, untuk tinggi tanaman skor terendahnya 11 dan tertinggi 44 dengan jumlah skor total 362 dan skor rata-rata 24,1 untuk jumlah daun skor terendah 4 dan tertinggi 11 dengan jumlah skor total 97 dan skor rata-rata 6,4 Sedangkan untuk lebar daun skor terendahnya 3,2 dan tertinggi 19,5 dengan jumlah skor total 146 dan skor rata-rata 9,7. Kemudian dari hasil t-hitung uji hipotesis perbandingan pertumbuhan tanaman tomat pada setiap indikator dibandingkan dengan harga t-tabel dengan taraf kepercayaan 95% dengan db=23 adalah 3.03. Untuk tinggi tanaman t-hitung t-tabel yaitu 21,51 3,03 dan untuk jumlah daun t-hitung t-tabel yaitu 67,11 3,03 sedangkan untuk lebar daun t-hitung t-tabel yaitu 22,53 3,03 . Jadi hasil pengujian hipotesis adalah signifikan, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian terdapat perbandingan yang nyata antara pertumbuhan tanaman tomat yang menggunakan pupuk kandang dengan tanaman tomat yang menggunakan pupuk kompos.
Copyrights © 2017