Sumur gali merupakan salah satu sumber penyediaan air bersih bagi masyarakat di pedesaan dan perkotaan. Sumur gali harus ditunjang dengan konstruksi sumur yang baik dan jarak lokasi sumur dengan sumber pencemar yang sesuai dengan yang dipersyaratkan, serta tindakan masyarakat dalam menggunakan sumur gali yang tepat, agar air sumur gali terbebas dari pencemaran dari limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) jeni-jenis bakteri lainnya yang bersifat parasit bagi manusia, salah satunya adalah bakteri yang bersumber dari limbah kotoran hewan dan manusia dikarenakan masyarakat pada umumnya tidak mengetahui jarak yang sesuai antara safety tang dengan sumur gali sehingga dapatdikonsumsi secara aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak rata-rata sumur sumur warga dengan safety tank dan uji kualitas bakteriologis air sumur warga yang biasa dikonsumsi dalam kehidupan sehari hari. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriftif Kuantitatif yang akan mendeskripsikan hasil survey dan mengungkap kualitas bakteri pada air sumur, dengan populasi semua sumur gali warga. Sempel dalam peneltian ini adalah air sumur gali warga yang memiliki jarak septictank kurang dari 10 m dengan sumur warga. Analisis data berupa analisis deskriptif kuantitatif. Hasil Penelitian: Pada S1 nilai MPN coliform 1100, S2 nilai MPN coliform 940, S3 nilai MPN coliform 920, S4 nilai MPN coliform 79, dan S5 nilai MPN coliform 1600. Kesimpulan: Kualitas Bakteriologis Air Sumur Gali yang jaraknya kurang 10 m dengan metode MPN diperoleh hasil coliform 5 sempel dinyatakan (Positif) dan E.Coli dinyatakan (Negatif).
Copyrights © 2021